내가 아플 때의 Story

Yosh, kembali lagi di Park SooHyun diary :v

Kemarin- kemarin aku di bodohi oleh appa -_- dia bilang mau mengantarkanku sekolah, tapi aku nggak lupa kalau hari itu adalah hari jumat (besoknya sabtu, dan sabtu itu libur T.T)

Oke, hari ini adalah hari sabtu (hampir satu minggu setelah kejadian itu :v). Kenapa aku baru menulis diary lagi? Karena aku sibuk banget -_- apalagi jadi panitia untuk ulang tahun sekolah. Ulang tahun sekolahku tanggal 18 April :v Tiga hari lagi :v

Rencananya ulang tahun sekolahku bakal diadakan kek gini :

  • Kek ada kontes gitu
  • Di hotel berbintang (karena sekolahku termasuk sekolah kalangan anak jetset)
  • Mengundang boyband / girlband (nah ini.. pasti aku yang disuruh -_- karena mereka tau kalau oppa dan eonniku adalah boyband dan penyanyi T.T Menyebalkan)
  • Makanannya.. jangan tanya deh harganya -_-
  • Biaya per anak 875.000 won (dan sekolahku kira- kira ada sampai 700 anak?)

Pokoknya gitu lah (setelah apa yang sempat aku dengarkan di rapat panitia :v)

Kalau soal bagaimana susunan acaranya sih.. jangan tanya aku jebal (tolong).. karena aku nggak pernah serius dalam rapat yang menyebalkan ini.

Okey~ Lupakan soal ulang tahun sekolah, aku mau membahas soal Oppaku yang pertama (HaeIn oppa)

Ireum (name) : Jung HaeIn

Saeng il (born) : April 1, 19**

Height : 178 cm

Weight : 58 kg (ngakunya sih segitu..)

Waktu oppa ​lagi telponan di kantornya (lt 2). Kufoto diam- diam :3

Ceritanya mau ku foto dan aku ketahuan, HaeIn oppa malah pose :v || Cham! Di sebelahnya ada robot buatan oppa

HaeIn oppa adalah oppa terpintar di keluargaku (kalau eonni terpintar tentu saja SaeRon eonni). Dia masuk Seoul University (sama kek JiSung samchoon). HaeIn oppa itu sangat suka dengan pelajaran T.T (aku udah pernah bilang sebelumnya bukan?) Kadang HaeIn oppa mengajariku :v jadi seharusnya aku nggak usah ikut academy (yang dipaksa oleh eomma) dan minta diajarin HaeIn oppa saja :v

Jangan salah! Seru banget kalo belajar bareng sama HaeIn oppa (apa lagi aku sangat menyukai orang- orang pinter :3) dia mengajarinya nggak seperti guru- guru di haggyo (sekolah) atau academyku. Yah.. gimana ya? Mungkin karena HaeIn oppa wajahnya enak dilihat :v nggak kaya guru-guru di haggyoku :3 (tolong jangan beritahukan hal ini pada para seongsaengnim (guru) di haggyoku ya >_<)

Me-review sedikit tentang pekerjaan HaeIn oppa. Oke.. bisa dibilang dia adalah seorang ilmuan/ professor? Yah begitulah :v tapi nggak seperti professor lainnya yang botak atau sadis atau tidak berkemanusiaan lhoo. Sebenarnya dulu (setahuku sih, karena waktu itu aku masih SD dan nggak tahu apa- apa :v) ‘kan HaeIn oppa masih kuliah di Seoul University.. Pemerintah sedang di hadapkan oleh segerombolan teroris yang mengancam Seoul dan daerah sekitarnya (Icheon, Bucheon, Busan, dsb~). Agen rahasia pemerintah (oke.. aku mulai nggak tau apakah aku benar- benar boleh menyeritakannya) kehabisan akal untuk melawan para teroris yang mengancam akan menyebarkan virus di kalangan masyarakat. Kemudian agen rahasia pemerintah mencari orang- orang yang sekiranya lebih ‘pintar’ dari pada para teroris untuk menhentikan virus itu.

Dan.. BAM! Seperti yang kalian tebak (malah kek film- film action sih -,-) HaeIn oppa terpilih dari sekian orang untuk mencegah atau mungkin membuat haedokje (obat penawar) virus itu. Mereka mengadakan penelitian apalah itu (aku benar- benar nggak tau). Dan karena kecerdasannya HaeIn oppa, dia berhasil melacak keberadaan teroris yang tersebar di seluruh daerah. Identitas HaeIn oppa tentu saja tidak disebar luaskan di kalangan masyarakat umum (malah, masyarakat tidak ada yang tahu soal kejadian teroris ini) demi keselamatannya :v

Begitulah kawan- kawan. Meotjin ji (keren kan)?

Lanjut deh~ Kali ini aku mau berbicara tentang… ng.. aktifitasku hari ini. Ku ingatkan sekali lagi kalau mungkin kalian lupa hari sabtu selalu libur :v Aku hanya berbaring lemah di kasurku karena sakit menyerangku. Tadi sih aku sudah pergi ke dokter bersama MyungSoo oppa (yang kebetulan tidak ada jadwal apapun, dan lagi berbaik hati). Dokter tidak berkata apapun tentang penyakitku dan langsung memberiku resep dan obat- obatnya ‘-‘

“Jangan lupa rutin minum obatnya.” Kata MyungSoo oppa ketika kami sedang perjalanan pulang :v

Ne, oppa~” Jawabku lemah.

Aku.. sakit perut, dan sakit perutku membuatku tidak nafsu makan. Ketika HyunWoo oppa sedang makan di ruang makan (yang kebetulan jadi satu) dan aku menghirup bau makanan yang menyengat bawaannya pengen muntah (malah kek orang ngidam -_-)

Sakitnya udah dari kemarin sih, waktu selesai dari sekolah dan academy.. tiba- tiba muntah- muntah ketika sampai di rumah dan nggak ada nafsu untuk makan. Aku (kata BoGum oppa) kemarin malem teriak- teriak manggil eomma. Oneul-eun eomma yeogi da wasseo (hari ini eomma ke sini), dan merawatku (mungkin..?). Eomma membawakanku buah- buahan, tapi percuma karena aku nggak nafsu makan sama sekali. Malah kalau di paksa makan malah muntah. Eomma manh-i keokjeonghaessnabwa (Eomma mungkin sangat khawatir).

MyungSoo oppa datang ke nae pang (kamarku) dan menyuruhku untuk minum obat dan meokkeo (makan).

Manyag niga an meokkeo, ni bae reul tto apheugeodeun!” (kalau kamu nggak makan, perutmu bakal makin sakit lho.) kata MyungSoo oppa.

Keureom eotteogke? Mual terus kalau aku meokkeo.” Balasku lemah.

“Tetep harus meokkeo lah.” Ucap eomma sambil mengupas buah apel yang ada di tangannya.

Eomma mal i maj-a, meokkeo haeyaji.” (Benar kata eomma, harus makan.) MyungSoo oppa duduk di pinggir kasurku.

Terpaksa (demi kesehatanku) aku makan apel yang sudah di kupas eomma perlahan- lahan.

Jalhaesseo.” (bagus) Kata HyunWoo oppa yang tiba- tiba ada di depan pintu kamarku (pintu kamarku terbuka :v)

Rasanya nggak niat makan. Bae bulleo (kenyang), keundae (tapi) aku harus makan. Ugh.. mengunyahnya pun membutuhkan waktu dua menit bagiku. Susah ‘-‘ dan rasanya perutku seperti ke acak- acak dan berputar-putar. Apheoo!!! (sakit!!)

HaeIn oppa masuk ke kamarku dan memberiku minuman. Apa itu? Ah, ildan (pokoknya) aku minum dulu lah.

“Pedes!!” Aku hampir memuntahkan minuman itu, “Mwoya keugae?” (apa itu?)

“Jahe.”

“Yekkk!!!” Aku menjulurkan lidahku dan berniat untuk memuntahkan Jahe tadi.

Ya! Andwae, (hey! Jangan) telan saja, itu baik buat sakit perut.” Kata HaeIn oppa, “Ja.. to masyeo.. (minum lagi..)”

Oke fiks.. ‘-‘ Btw, kenapa yang ada di pangku hanya oppaoppa saja? Ah~ Matta (benar), JiEun eonni pappasseo (sibuk). Dan.. SeKyung eonni sedang ada dinas di luar kota. Sementara itu, SaeRon eonni.. belum pulang dari kemarin ._.

Yah begitulah aktifitasku hari ini (sakit- sakitan ._.) dan dengan sakitku.. aku jadi turun 1 kg :’v
Tto bwayo~ Neomu neutceosseo keurae (see ya~ udah larut soalnya :v)

Park SooHyun diary

Advertisements

16 thoughts on “내가 아플 때의 Story

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s